Yang Tersisa Dari Cerita Melatih Paskibraka Kecamatan Donri-donri

Berita607 views

CENDIKIA News.Com. Soppeng. — Aksi Pasukan Pengibar Bendera atau Paskibraka selalu menjadi pusat perhatian di setiap upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI. Sebab, menjadi anggota Paskibraka dianggap sebuah prestasi sekaligus membanggakan bagi para pelajar SMP Negeri 1 Donri-Donri

Putra dan putri utusan dari Sekolah SMPN 1 Donri-Donri Soppeng harus siap digembleng untuk menjadi yang terbaik, ini bukan suatu hal yang mudah,” ujar .SERDA Hamzah Muhammad
Menjadi anggota Paskibraka dianggap sebuah prestasi, sekaligus membanggakan bagi para pelajar SMPN 1 Donri-Donri.

Namun dibalik itu ada sekelumit cerita dari salah seorang pelatih Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka) SMPN 1 Donri-Donri Kabupaten Soppeng, dimana “Putra dan putri utusan dari sekolah  siap digembleng untuk menjadi yang terbaik, ini bukan suatu hal yang mudah,” kata Serda Muhammad Anggota TNI Kodim 1423/Soppeng yang didampingi  AIPDA AKBAR  dari Polsek Donri-Donri  (16/08/2022),pada Cendekia News di lapangan LHD Pising, kedua pasukan ini dipercaya menjadi pelatih paskibraka,  tentu saja bagaimana mengajari siswa-siswi itu untuk fokus, disiplin dan berpikir lebih dewasa dari sebelumnya.

Ketika ditanya Cendekia News mengenai suka dan duka dalam melatih Paskibraka, Hamzah Muhammad yang juga Babinsa Desa Pising ini menjawab bahwa sangat banyak sukanya dibanding dukanya.

“Tergantung bagaimana keikhlasan kita dalam memberi pelajaran kepada para siswa dan mereka memiliki semangat yang tinggi, kita bangga punya mereka,” ujarnya.

Prajurit TNI Kodim 1423/Soppeng itu menambahkan, selama melatih, dirinya tidak pernah membeda-bedakan para siswanya. Semua sama dimata pelatih dengan tujuan untuk membina fisik, mental, disiplin, memiliki rasa kebersamaan serta menanamkan rasa cinta tanah air dan bela negara.
Jadi
Selama masa pendidikan dan latihan, lanjutnya, mereka dilarang makan pedas, gorengan (berminyak), makanan dan minuman yang mengandung asam dan minum es.

“Anak-anak Paskibraka dituntut untuk menjaga stamina fisik selama latihan hingga saat pengibaran dan penurunan bendera. Asupan makanan bergizi dan berimbang sangat diperhatikan,” tandas Hamzah Muhammad. ( wyh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *