CENDEKIA News.Com
SOPPENG — Pemadam Kebakaran atau lebih kerennya dikenal Damkar yang berbasis masyarakat merupakan organisasi sosial sesuai SK Mendagri.
Organisasi ini sudah tumbuh di Indonesia sejak lima tahun terakhir.
Dalam perkembangannya di beberapa daerah, masyarakat malah membentuk relawan dengan aneka ragam namanya. Oleh karena itu, Mendagri kembali mengeluarkan Surat Keputusan agar lebih seragam dengan nama RELAWAN DAMKAR.
Di Kabupaten Soppeng, telah dibentuk dan di bina para relawan Damkar pada delapan Kecamatan. Terakhir pembinaan berlangsung di Kecamatan Marioriwawo oleh pihak Satuan Pol PP dan PMK, di Aula Kantor Kecamatan Marioriwawo
30-11/22.
Menurut Muchris Zulkahfi, S.IP. M.Si Kabid PMK, relawan damkar akan dibentuk di tiap Desa/Kelurahan, yang akan bertugas melakukan pencegahan dini menyangkut kebakaran.
Di Desa atau Kelurahan maksimal 15 personil dengan tiga koordinator, mulai dari pencegahan , evakuasi, dan komunikasi informasi.
Camat Marioriwawo, A.Aswan Afwan saat membuka acara ini mengingatkan agar relawan bekerja dan kembali membangkitkan
semangat gotong royong .
Menutup acara ini para relawan yang hadir sekitar 80 orang, dirangkaikan dengan peragaan cara pemadaman api sebelum meluas dan cara evakuasi korban kebakaran. ( sanusi muda )