Sambut Hajatan Akbar ‘Gau Maraja La Patau” Panitia Gelar Rapat

Berita191 views

CENDEKIA News. Com. Soppeng — Untuk mematangkan kegiatan yang berskala internasional Gau Maraja La Patau yang rencananya akan digelar di Soppeng pada tanggal 16 – 19 Juli 2023 mendatang.

IMG-20230123-WA0036

 

Panitia pelaksana bersama pengurus inti Perhimpunan Wija Raja (PERWIRA) LA Patau Matanna Tikka menggelar rapat persiapan dan pemantapan di Hark Cafe, Ahad 22/1/2023.

Dalam rapat yang dihadiri beberapa elemen masyarakat Soppeng, Sejarawan Dr A Ahmad Saransi dan juga pemangku adat Kabupaten Soppeng Andi Tantu Galib, Andi Sumange Rukka yang telah didapuk menjadi Ketua Panitia Pelaksana Gau Maraja La Patau mengungkap, bahwa kegiatan dengan berbagai agenda seperti Festival Budaya, Kuliner, Tari Kolosal dan Seminar Internasional ini merupakan sebuah kegiatan yang berskala besar dan akan melibatkan banyak orang, sehingga harus dipersiapkan secara matang dan cermat.

” Kegiatan Gau Maraja La Patau ini selain akan dihadiri para anak keturunan La Patau Matanna Tikka yang tersebar di seluruh nusantara bahkan manca negara, juga akan menarik para wisatawan baik asing maupun wisatawan domestik. Untuk itu, segala persiapan untuk menskseskan acara ini harus dipersiapkan secara matang”

“Beberapa hal seperti komposisi panitia dan logo kegiatan harus segera dilengkapi, mengingat acara ini tinggal lima bulan lagi akan kita dilaksanakan” ujarnya

Sementara, Ketua Umum PERWIRA La Patau Dr Andi Sapri Pamulu mengungkap Gau Maraja La Patau ini selain menjadi ajang silaturahmi para anak keturunan La Patau juga menjadi salah satu wujud basis gerak organisasi PERWIRA untuk menjadi wahana gerakan pemajuan kebudayaan terutama di Sulawesi Selatan.

” Kegiatan ini selain menjadi ajang silaturahmi dan komunikasi para Wija La Patau,juga sejalan dengan Anggaran Dasar PERWIRA, untuk menjadi wahana gerakan pemajuan kebudayaan terutama Sulawesi Selatan”ujarnya

Sekadar diketahui organisasi PERWIRA La Patau ini merupakan sebuah organisasi yang didasari ikatan persaudaraan dan keturunan dari La Patau Matanna Tikka dengan cakupan yang meluas ke manca negara. La Patau Mattanna Tikka dikenali sebagai Raja Bone ke-16 dan Raja Soppeng ke-18 sekaligus Ranreng Tuwo Wajo ke 18 dengan masa pemerintahan antara 1696-1714 M.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *