Pagelaran festival Gau Maraja Lapatau Matannatikka  2023, Diprediksi Milyaran Rupiah Uang Beredar di Kabupaten Soppeng 

Berita506 views

CENDEKIA News. Com. SOPPENG, – Festival Gau Maraja Lapatau Matannatikka 2023 beri keberkahan bagi para pelaku usaha lokal di Kota Watansoppeng.

Kegiatan festival Gau Maraja Lapatau Matannatikka ini sangat membantu bangkitnya perekonomian Kabupaten Soppeng khususnya Kota Watansoppeng. Pasalnya, berdasarkan perhitungan kasar, pengamat sosial ekonomi Agus Iskandar mengatakan perputaran uang di Kabupaten Soppeng mencapai Rp 15 Milyar.

Berdasarkan data, jumlah total  peserta yang mendaftar melalui online mencapai 3 ribu orang, belum lagi yang datang secara mandiri dari berbagai pelosok negeri bahkan dari manca negara hadir di Kota Soppeng untuk mengikuti serangkaian kegiatan festival Gau Maraja Lapatau Matannatikka 2023.

Adapun sektor yang paling merasakan peningkatan signifikan peredaran uang selama kegiatan festival Gau Maraja Lapatau Matannatikka sejak tanggal 15-18 Juli 2023 terutama dari sektor perhotelan, akomodasi, transportasi, pariwisata, rumah makan dan para pelaku usaha lokal.

Ratusan kamar hotel di Soppeng semua terisi, Transportasi, kuliner. Total itu mungkin sebesar Rp 15 M,” Ujar Agus kepada Cendekianews saat pembukaan festival Gau Maraja Lapatau Matannatikka Sabtu (15/7/2023).

Sementara Menurut Ketua Panitia A. Sumange Rukka, pelaksanaan kegiatan festival Gau Maraja Lapatau Matannatikka 2023 banyak memberi berkah tersendiri bagi  tuan rumah. Apalagi Kabupaten Soppeng punya daya tarik tersendiri yang sangat baik untuk dikunjungi.

Selain itu kalau dihitung sektor lain, berapa banyak orang yang terlibat dalam persiapan pembukaan festival, termasuk event organizer dan pengisi acara.

Hal tersebut dibenarkan pula oleh, Bupati Soppeng, Andi Kaswadi Razak dalam dalam wawancara usai pembukaan festival menambahkan peredaran uang mungkin lebih dari yang disebutkan pengamat.

Lanjut dikatakan, bukan hanya peredaran uang yang mengalami peningkatan, tapi berbagai bentuk kerjasama yang terjadi antara pengunjung dan pelaku usaha yang ada di Kabupaten Soppeng.

“Empat hari festival ini berlangsung, bisa  jadi lebih dari 10 M uang beredar di Kabupaten Soppeng. Tentu yang sangat penting banyaknya transaksi kerjasama di sektor UMKM. Dalam festival ini menggairahkan menghidupkan interaksi para pelaku usaha di Kabupaten Soppeng,” pujinya



Sementara,  Manager Hotel Grand Aisa mengatakan pagelaran festival ini mendorong peningkatan okupansi hotel.

“Di Grand Aisa ada 585 kamar. Rata-rata tamu pesan lewat aplikasi online. Tapi yang jelas ada pengaruhnya. Kamar full di hari ke 1-3 pergelaran festival,” paparnya.

Di sektor kuliner pun ikut melonjak. Salah satu pengusaha warkop dalam Kota Soppeng, Acong mengaku jualan kopinya  laris manis.

“2 hari sebelum pembukaan acara festival Gau Maraja Lapatau Matannatikka digelar, kami sudah kebanjiran pengunjung yang sudah mulai berdatangan, kami juga buka hingga larut malam. Kegiatan ini sangat berpengaruh pada peningkatan penjualan” pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *