Upacara Bendera Hari Senin di SD Negeri 7 Salotungo, Gunakan Dua Bahasa, Indonesia dan Inggris

Berita160 views

 


CENDEKIA News. Com. SOPPENGKegiatan Upacara bendera hari Senin pagi tanggal  27 Mei 2024 berlangsung di SDN 7 Salotungo dengan pembina upacara Rahmil Humaerah, S.Pd., M.Pd guru pengajar pada sekolah tersebut, berlangsung di lapangan upacara sekolah  Kelurahan Lalabata rilau Kecamatan Lalabata Soppeng.

Yang unik pada pelaksanaan upacara ini  karena protokol menggunakan dua bahasa secara bergantian, yakni bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, yang dibawakan oleh para siswa. 

Dalam amanatnya,  Rahmil selaku pembina upacara menekankan pentingnya kedisiplinan, semangat belajar yang rajin, serta nilai-nilai kemanusiaan yang diibaratkannya seperti uang.

“Kedisiplinan adalah fondasi utama untuk meraih kesuksesan,” ujar Rahmil Humaerah dengan penuh semangat.

Lanjut ditegaskan bahwa, “Setiap siswa harus belajar mengatur waktu dengan baik, mematuhi aturan, dan bertanggung jawab atas tugas-tugas mereka, karena tanpa kedisiplinan, semua upaya kita akan sia-sia.”, urainya.

Selain itu, Rahmil Humaerah juga menggarisbawahi pentingnya belajar dengan tekun.

“Belajar adalah kunci untuk membuka pintu masa depan yang cerah.
Semakin rajin kita belajar, semakin banyak ilmu yang kita dapatkan dan itu akan membantu kita mencapai cita-cita yang kita inginkan,” terangnya.

Dalam sambutannya, Ibu Rahmil Humaerah menggunakan analogi yang menarik untuk menjelaskan nilai-nilai kemanusiaan sehingga para siswa mudah mencernanya.

Dikatakannya, “Nilai-nilai kemanusiaan itu seperti uang, dan uang memiliki nilai yang sangat berharga, tetapi nilainya hanya bermanfaat jika digunakan dengan bijak, jelasnya.

“Begitu juga dengan nilai-nilai seperti kejujuran, empati, dan rasa hormat. Nilai-nilai ini harus kita pegang erat dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.” imbuh Dia.

Rahmil Humaerah menjelaskan bahwa dengan memegang teguh nilai-nilai kemanusiaan, setiap individu dapat menjadi pribadi yang lebih baik dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.

“Kejujuran adalah dasar dari kepercayaan. Tanpa kejujuran, tidak ada kepercayaan, dan tanpa kepercayaan, kita tidak bisa membangun hubungan yang kuat dan harmonis.”

Para siswa yang bertugas memimpin upacara menunjukkan kemampuan mereka dalam berbahasa Inggris, sebuah upaya yang dinilai sangat positif dalam meningkatkan kemampuan berbahasa asing sejak dini.

Pesan yang disampaikan oleh Rahmil selaku pembina upacara mendapatkan respon positif dari para siswa dan guru.

Para siswa terlihat antusias dan termotivasi untuk menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala sekolah SDN 7 Salotungo, Abdul Asis, S.PdI mengungkapkan apresiasinya terhadap sambutan inspiratif yang disampaikan oleh  Rahmil.

“Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi atas pesan-pesan yang disampaikan oleh Ibu Rahmil.

“Kami berharap nilai-nilai tersebut dapat tertanam dalam hati para siswa dan menjadi panduan dalam aktivitas mereka sehari-hari,” pungkasnya.
(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *