Bupati Soppeng Beri Perhatian Khusus terhadap Kondisi Pusat Pertokoan (Pusper) yang Kian Sepi

Berita196 views

Bupati Soppeng Suardi Haseng saat bincang santai dengan warga di sebuah warkop


CENDEKIA News. Com. SOPPENGKondisi pengelolaan Pusat Pertokoan (Pusper) yang berada di jantung Kota Watansoppeng menjadi perhatian serius Bupati Soppeng, Suwardi Haseng. Kawasan yang pernah menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat tersebut kini dinilai mengalami penurunan aktivitas yang cukup signifikan.


Pada masa jayanya, Pusper dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan dan perekonomian utama di Kabupaten Soppeng. Berbagai jenis usaha tumbuh dan berkembang di kawasan ini, sehingga menjadi tujuan masyarakat untuk berbelanja maupun menjalankan aktivitas usaha.


Namun dalam beberapa tahun terakhir, kondisi Pusper semakin redup. Sejumlah kios dan pertokoan terlihat sepi pengunjung, bahkan tidak sedikit yang tidak lagi beroperasi. Situasi tersebut menimbulkan keprihatinan berbagai kalangan karena kawasan yang dulunya menjadi ikon perdagangan daerah kini kehilangan daya tariknya.


Selain persoalan menurunnya aktivitas ekonomi, pengelolaan aset dan pertokoan di kawasan tersebut juga disebut masih menyisakan berbagai persoalan. Beberapa unit pertokoan bahkan diklaim dikuasai oleh pejabat maupun mantan pejabat, sehingga memunculkan berbagai pertanyaan terkait tata kelola dan pemanfaatan aset daerah.


Melihat kondisi tersebut, Bupati Soppeng memberikan perhatian khusus terhadap upaya penataan kembali kawasan Pusper. Pemerintah daerah diharapkan dapat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan, pemanfaatan kios, serta regulasi yang mengatur keberadaan pertokoan tersebut.


Masyarakat berharap langkah konkret segera dilakukan agar kawasan Pusper kembali hidup dan mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi daerah. Penataan yang baik, didukung dengan pengelolaan yang transparan dan profesional, diyakini dapat mengembalikan fungsi Pusper sebagai pusat perdagangan yang ramai dan produktif.


Revitalisasi kawasan Pusper juga dinilai penting untuk mendorong geliat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan pendapatan masyarakat.

Dengan perhatian Pemerintah Daerah dan dukungan seluruh pihak, Pusat Pertokoan Soppeng diharapkan kembali menjadi salah satu penggerak utama perekonomian Kabupaten Soppeng.(Ag)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *