CENDEKIA News. Com. SOPPENG – Menjelang dimulainya Tahun Ajaran 2026/2027, SMP Negeri 1 Watansoppeng menggelar sosialisasi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru. Kegiatan berlangsung di Aula SMP Negeri 1 Watansoppeng, Jalan Samudera, pada Jumat (10/7/2026).
Sosialisasi diikuti oleh seluruh calon peserta didik baru sejumlah 215 siswa beserta orang tua atau wali. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman awal mengenai lingkungan sekolah, tata tertib, budaya belajar, serta rangkaian kegiatan MPLS yang akan dilaksanakan pada awal tahun ajaran baru.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Sekolah SMPN 1 Watansoppeng Supriyadi Usman S.Pd, M.Pd menjelaskan bahwa MPLS menjadi tahap penting untuk membantu peserta didik beradaptasi dengan lingkungan belajar yang baru. Para siswa juga diperkenalkan dengan visi dan misi sekolah, tenaga pendidik dan kependidikan, fasilitas sekolah, aturan yang berlaku, serta berbagai program unggulan SMP Negeri 1 Watansoppeng.
Pelaksanaan MPLS dirancang sebagai kegiatan yang edukatif, menyenangkan, dan ramah anak. Selain mengenalkan lingkungan sekolah, MPLS juga menjadi sarana membangun karakter, menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, serta semangat belajar sejak hari pertama menjadi warga sekolah.
“Melalui sosialisasi ini, kami berharap peserta didik baru dan orang tua memperoleh gambaran yang utuh mengenai pelaksanaan MPLS sehingga anak-anak dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan nyaman, percaya diri, dan siap memulai proses pembelajaran,” ujarnya.
Pihak sekolah juga menegaskan bahwa pelaksanaan MPLS mengacu pada ketentuan Kementerian Pendidikan dan mengedepankan prinsip bebas dari perundungan, kekerasan, maupun bentuk perpeloncoan. Seluruh kegiatan difokuskan pada penguatan karakter, pembiasaan budaya positif, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan menyenangkan.
Melalui sosialisasi ini, Supriyadi berharap seluruh peserta didik baru dapat memasuki Tahun Ajaran 2026/2027 dengan kesiapan mental, semangat belajar yang tinggi, serta mampu beradaptasi dengan cepat di lingkungan sekolah.
Dalam kesempatan tersebut Supriyadi juga menegaskan terkait pengadaan pakaian seragam sekolah (Putih biru, Pramuka, batik dan olahraga) pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada orang tua/wali siswa untuk menyiapkan masing-masing atau membeli dimana saja.(Red)











