Dua Calon Jamaah Haji Kloter 1 Asal Soppeng Gagal Berangkat

Berita86 views

CENDEKIA News.Com. SoppengDua Calon Jemaah Haji (CJH) kloter 1 asal Kabupaten Soppeng Sulawesi Selatan, gagal  diberangkatkan ke tanah suci pada musim haji 1447 Hijriah/2026, berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan dinyatakan positif hamil dan satunya sedang menjalani Opname (Observasi) karena sakit.

Berdasarkan laporan tim kesehatan embarkasi di asrama haji sudiang, 1 jamaah dinyatakan positif hamil 10 Minggu saat proses pemeriksaan kesehatan terakhir, sementara Calon Haji yang di opname karena sakit (diduga jantung) masih sementara menjalani observasi.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan, Ikbal Ismail menyebut satu jemaah calon haji (JCH) batal berangkat setelah dinyatakan hamil 10 minggu berdasarkan laporan hasil pemeriksaan kesehatan.

“Kami baru dapat info dari tim kesehatan embarkasi bahwa kloter 1 dari Kabupaten Soppeng setelah pemeriksaan kesehatan, ada satu jemaah yang hasil pemeriksaannya positif hamil,” ujar Ikbal saat dikonfirmasi, Selasa (21/4/2026).

“Iye benar ada Calon Haji Asal Soppeng yang batal berangkat dikarenakan Hamil. Insya Alloh tahun depan akan diprioritaskan untuk  diberangkatkan, ” ujar Ikbal.

“Setelah kami jelaskan kepada jamaah perihal pembatalan keberangkatannya, bersangkutan memahami dan legowo menerima ketentuan tersebut. ujarnya.

Sementara keterangan yang di sampaikan Kakan Kemenhaj Soppeng, Dr. H. Musriadi, Calon Jamaah Haji yang hamil tersebut terdeteksi saat pemeriksaan kesehatan terakhir sebelum terbang dan merupakan tahap yang harus dilalui jamaah calon haji (JCH) saat karantina di Asrama Haji Sudiang, Makassar.

Untuk jamaah yang sakit sedang menjalani Opname (Observasi) dan hampir  pasti juga gagal diberangkatkan, sementara jadwal pemberakatan kloter 1 dijadwalkan besok Rabu 22/4/2026 dini hari pukul 03.15 Wita. ujarnya.

Lanjut Musriadi katakan  pembatalan keberangkatan kedua calon haji itu setelah melalui proses karantina di Asrama Haji Sudiang Makassar.

“Inilah salah satu fungsi dari proses karantina di asrama haji karena semua harus diperiksa dengan teliti dan cermat, mulai dari kesehatan hingga dokumen para calon hajinya,” pungkasnya.(**)



Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar, Sulawesi Selatan, menyiapkan layanan pemeriksaan usia subur bagi calon haji (calhaj) khususnya kaum perempuan.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sulawesi Selatan (Sulsel) Ikbal Ismail di Makassar, Selasa, mengatakan pihaknya menyiapkan layanan khusus bagi jamaah calon haji usia subur sebagai langkah antisipasi untuk mendeteksi adanya calon haji yang sedang hamil.

“Jadi ini jenis layanan haji yang tersendiri, ini fokus pada calon haji perempuan. Mereka akan diperiksa, apakah sehat secara jasmani dan hamil atau tidak, sebagai salah satu persyaratan ibadah haji,” ujarnya di Asrama Haji Sudiang Makassar, Selasa.



Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan, Ikbal Ismail menyebut satu jemaah calon haji (JCH) batal berangkat setelah dinyatakan hamil 10 minggu dalam hasil pemeriksaan kesehatan. “Kami baru dapat info dari tim kesehatan embarkasi bahwa kloter 1 setelah pemeriksaan kesehatan, ada satu jemaah yang hasil pemeriksaannya positif hamil, kloter 1 dari Kabupaten Soppeng,” kata Ikbal saat dikonfirmasi, Selasa (21/4/2026).

Sumber: https://makassar.kompas.com/read/2026/04/21/200316978/satu-jemaah-kloter-pertama-gagal-berangkat-haji-karena-dinyatakan-hamil-10.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *